JavaScript is required to view this page. Tukang ojek Bela Diri

Tukang ojek Bela Diri

RANTAU, Tukang Ojek bernama Samsi Bahrun (48) warga desa Nes 18 Rt.06 Rw.04 Kelurahan Tambrangan Kecamatan Tapin Selatan harus rela tergolek di rumah sakit lantaran luka tusuk di pinggang sebelah kiri, dan luka dibagian kepala karena dipukul dengan sebuah balok berpaku yang dilakukan oleh perampok. Sementara pelaku yang saat ini masih diduga sebagai rampok kondisinya tewas ditempat setelah tukang ojek melakukan perlawanan bela diri.

Kapolres Tapin, AKBP Slamet Setiono Sik MSi melalui Kasat Reskrim AKP Mike Hardi, membenarkan kejadian tersebut kepada wartawan, dan langsung mengarahkan wartawan kepada Kapolsek Tambrangan, Iptu,Bagus Nyoman. GJ yang berhasil ditemui di kantor Kapolsek Tambrangan Selasa kemarin.

Pada Senin (27/9) malam sebelum kejadian, di duga pelaku menyamar sebagai penumpang dengan membawa tas rangsel berwarna hitam dan berisi balok kayu berpaku yang baru saja turun dari taxi colt. Selanjutnya ia menumpang sepeda motor Supra yang dikendarai Samsi Bahrun yang biasa mangkal di persimpangan tiga Tambrangan Kecamatan Tapin Selatan dengan tujuan ke Desa Pantai Cabe Kecamatan Salam Babaris. Selanjutnya
sekitar 3 kilo meter dari pangkalan ojek tepatnya di jalan Munggu Tapasan yang telah jadi TKP saat ini dan lokasi disekitar tergolong sangat sepi. Sekitar pukul 20:00 wita, tukang ojek tersebut di tusuk dipinggang kiri dan juga di pukul kepalanya dengan sebuah balok yang sudah dipersiapkannya didalam tas rangsel hingga akhirnya terjatuh.

Lantas tukang ojek Samsi Bahrun dalam kondisi terluka masih bisa melakukan perlawanan dengan merebut sebuah pisau dan menusukannya kepada penumpang yang diduga perampok tepat di bagian yang sangat vital yakni dada kiri dan leher bagian kanan dan berhasil melumpuhkan perampok yang menyamar sebagai penumpang. Selanjutnya dengan tubuh bersimbah darah, tukang ojek tersebut meninggalkan TKP dengan menumpang sebuah mobil kijang dan meloporkan perihal perampokan yang terjadi malam itu di Kantor Polsek Tambrangan. “Saya di rampok, “lapornya kepada aparat yang berjaga malam itu.

Selanjutnya, aparat kepolisian langsung menuju TKP dan mengelola TKP dan mendapati penumpang yang diduga perampok tersebut sudah tewas ditempat. Saat itu aparat sekaligus juga memeriksa saksi-saksi dan juga mencari barang bukti dan berhasil ditemukan satu buah pisau yang terletak diatas rerumputan, serta sebuah tas rangsel berwarna hitam, dan balok yang dibawa pelaku, serta sebuah helm pecah, dan sebuah
motor jenis Supra yang berlumuran darah, dan dua buah dompet yang tercecer dan sama-sama tidak ada uangnya. Tukang ojek tersebut bernama Samsi Bahrun umur 48 tahun, pekerjaan swasta, warga desa Nes 18 Rt.18 Rw.4 kelurahan Tambrangan Kecamatan
Tapin Selatan. Sementara penumpang Abdullah Bin Casmun Pria berumur 24 tahun warga Hatungun. Sampai saat ini kasus masih dalam proses penyelidikan di Polres Tapin dan pisau masih di periksa sidik jari. (Rull)
StumbleDeliciousTechnoratiTwitterFacebookReddit

0 komentar: