JavaScript is required to view this page. Warga Margasari Kehilangan Helm SNI

Warga Margasari Kehilangan Helm SNI

RANTAU, Semenjak pemerintah memberlakukan penggunaan helm standar SNI. Justru di Tapin terutama di kota Rantau, pencurian helm standar SNI semakin marak terjadi, seperti yang terjadi di Rantau Kabupaten Tapin akhir-akhir ini, beberapa warga kerap kali mangaku kehilangan helm standar di sejumlah tempat yang mereka singgahi atau parkiran. Diantaranya adalah Mahdi dan istrinya Diah, warga Margasari desa Pabaungan Hilir ini mengaku kehilangan helm disaat dirinya dan istrinya sedang makan nasi
goreng di rumah makan di Cangkering Rantau. “Ketika saya sedang makan nasi goreng bersama anak istri, dan menaruh sepeda motor (parkir) di halaman warung nasi di Cangkering Rantau. Setelah selesai dari makan kaget, seraya bertanya kemana helm kami ditaruh disini kepada penjual nasi, “katanya.

Membelinya tuh helm cukup mahal, ratusan ribu rupiah. Karena helm standar si pencuri nampaknya tertarik hingga mengambilnya. Saat kami makan kami tak mengawasi, dan juga kami lupa menenteng helm. Karena saya cukup kerepotan dengan membawa dua anak dan istri, satu anak yang masih berumur 2 tahun dan satunya berumur 5 tahun. Niat kami ingin ke Margasari desa Pabauang Hilir, dan singgah dulu di Rantau untuk makan nasi goreng di warung ini.(Rull)
StumbleDeliciousTechnoratiTwitterFacebookReddit

0 komentar: